Berburu Tas Kulit dan Sepatu di Pusat Kerajinan Manding di Yogyakarta

30 Jul 2017

Berburu Tas Kulit dan Sepatu di Pusat Kerajinan Manding di Yogyakarta

Sesampainya di kilometer 11 akan ada persimpangan lampu kemerahan di sebelah kanan ada sebuah gerbang yang berbalut kerajinan kulit
Industri menengah Manding. Ruang pamer itu digantung di desa Manding di sepanjang jalan dengan mudah sehingga kita akan menemukan banyak macam. Jadilah di
Dr. Road. Bantul, Wahidin Sudiro Husodo Manding Sabdodadihas sudah dikenal sebagai penghasil kerajinan kulit. Jumakir berkata sebagai pikiran
Dari kelompok pariwisata sadar (Pok Darwins). Desa Manding, sekarang ada sekitar 42 rumah rumah manufaktur, dan 48 pendapatan
Showroom kerajinan kulit. Soal harga bervariasi. Bepergian Mungkin akan dilakukan dengan transportasi umum melalui Giwangan
Terminal mencari wisata yang kecil kira-kira seharga Rp 5000, Jogja-parametritis, “Kami melayani perjalanan wisatawan itu
Mau lihat sendiri bagaimana proses menghasilkan kerajinan dari kulit, “jelas Jumakir. Aksesibilitas ke Manding ini
mudah. “Pada periode itu pada tahun 1947, tiga penduduk desa muda dari semua Manding juga belajar mengolah epidermis di sana
Dengan belajar bagaimana membuat dan menunggangi kuda, maka 3 orang belajar otodidak cara membuat pelajaran lainnya, “dia
Dijelaskan, Misalnya gantungan kunci yang berkisar Rp 5000, sandal mulai Rp 35.000, tas mulai dari Rp. 50.000, dan ikat pinggang mulai
Dari Rp 10.000. Mulai dari sepatu, asesoris, tas, jaket, ikat pinggang, topi, dompet, dan aneka aksesoris berbahan kulit
Seperti bingkai, gelang, gelang, dan rantai. Ada juga wisata pendidikan di Manding. Sepatu sudah mulai dari
70 ribu sampai Rp 1 juta, koper mulai dari Rp 1 juta. Sedangkan untuk rumah produksi yang berjumlah 42, itu terletak di Jl
Tengah pemukiman ini. Banyak dompet kulit berbeda mulai dari seribu. Jika menuju selatan silahkan dari kota Jakarta
Arah Jogja mengikuti Jalan Parangtritis. Saat ini, karya seni kulit Manding tidak hanya dipasarkan di desa tapi juga
Hampir dijual di sebagian besar wilayah Indonesia; Meski banyak juga akan dikirim. Menggunakan mobil pribadi akan lebih bebas untuk mengatur
Saat ini, mungkin tidak terikat jam transportasi kendaraan saat ini. Kontur dan model juga mempengaruhi jumlah, seperti untuk murni
Produk berbasis kulit seperti jaket kulit antara Rp. 500 juta sampai Rp1,5 juta. Atau bisa menggunakan taksi, tentu saja, agak mahal
Sekitar Rp 50.000 dari pusat kota Jogja. Produk yang lebih murah tersedia, tapi tentu saja dengan bahan sintetis dan kulit ‘
komposisi. Awal Manding, dijelaskan Jumakir bisa menjadi pusat kerajinan kulit yang paling signifikan di Yogyakarta yaitu dari tiga
Orang yang belajar memperbaiki dan membuat pelana. Jika di Jawa Barat ada Cibaduyut dan ada Tanggulangin sebagai pusat industri kulit,
Yogyakarta juga mencakup sentra industri kulit, khususnya Manding. Saat ini, selain membuat produk kulit, kerajinan tangan
Hal itu juga dilakukan oleh orang Manding dari eceng gondok pandan, serat alami, dan bahan. Wisatawan bisa langsung belajar
Menghasilkan kerajinan tangan, dan pekerjaan mereka bisa dibawa. “Hal pertama yang diciptakan adalah sabuk kerja yang signifikan,
Bahkan setelah belajar selama sepuluh tahun, akhirnya mereka pulang dan memulai bisnisnya di rumah, “lanjut Jumakir. Pekerjaan mulai dari
Saku, jaket, totes, sepatu, sandal, bisa ditemukan disini.

Baca juga: kenang kenangan untuk dosen pembimbing


TAGS Berburu Tas Kulit dan Sepatu di Pusat Kerajinan Manding di Yogyakarta


-

Author

aneka informasi tentang kerajinan souvenir, cinderamata gll

Follow Me